Kegiatan Sertifikasi Guru 2013

Posted by Online Consultant on Sunday, May 19, 2013

Dalam rangka memperbaiki dan meningkatkan kualitas guru, terutama dalam hal kinerja, Pemerintah tetap melanjutkan program yang dirintisnya semenjak tahun 2007 ini. Pemerintah tetap berkomitmen mempertahankan sergur karena sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Untuk tahun anggaran 2013, Pemerintah berupaya memperbaiki regulasi, pelaksanaan, bahkan sampai ke tingkat evaluasi program.

Perbaikan di sektor regulasi program sertifikasi guru direalisasikan dengan terbitnya Peraturan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang jabatan fungsional guru dan angka kreditnya, menggantikan peraturan yang berlaku sebelumnya. Esensi dari peraturan baru ini adalah memberi ruang dan mendukung pelaksanaan dan peranan guru demi meningkatkan profesionalismenya. Profesionalisme guru diharapkan berdampak pada peningkatan kualitas, kreativitas, dan kinerja guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan pada umumnya.

Secara umum perbaikan pelaksanaan sertifikasi guru diantaranya diwujudkan dalam 4 (empat) hal yakni:

  1. penetapan peserta melalui sistem online
  2. uji kompetensi
  3. perankingan dimulai dari usia, masa kerja, golongan, dan
  4. penjadwalan.

Perbaikan pelaksanaan tersebut menjadi tugas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (Badan PSDMP dan PMP). Badan yang mengurus sertifikasi pendidik tersebut telah membangun Aplikasi Penetapan Peserta Sertifikasi Guru (AP2SG) untuk memperbaiki akuntabilitas dan sistem rekrutmen peserta sertifikasi.

Aplikasi online tersebut dapat diakses melalui laman sergur.kemdikbud.go.id. Pada laman tersebut data guru yang ditampilkan sebagai calon peserta sertifikasi diambil dari basis data NUPTK hasil perbaikan. Persyaratan tentang peserta sertifikasi guru juga diuraikan dengan jelas di laman tersebut.

Data guru yang ditampilkan di laman tersebut adalah guru yang memenuhi persyaratan mengikuti sertifikasi guru dan belum memiliki sertifikat pendidik. Apabila ditemukan data yang tidak tepat, guru yang bersangkutan dapat menghubungi dinas pendidikan kabupaten / kota untuk proses perbaikan data.

Tahun 2013 merupakan tahun ketujuh pelaksanaan sertifikasi guru yang telah dilaksanakan sejak tahun 2007. Perbaikan penyelenggaraan sertifikasi guru terus dilakukan dari tahun ke tahun untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Mekanisme penyelenggaraan dan proses penetapan peserta sertifikasi guru tahun 2013 ada beberapa perubahan. Perubahan mekanisme penyelenggaraan yaitu disampaikannya bahan ajar lebih awal kepada peserta PLPG sebelum mengikuti PLPG.

Perubahan pada proses penetapan peserta yaitu penetapan peserta dilaksanakan setelah selesai uji kompetensi dan uji kompetensi diikuti seluruh guru yang belum bersertifikat pendidik dan telah memenuhi persyaratan, perangkingan dilakukan oleh sistem yang terintegrasi dengan data base NUPTK dan dipublikasikan secara online, penetapan kuota berdasarkan keseimbangan usia dan keadilan proporsional jumlah peserta antar propinsi.

Para calon peserta sertifikasi guru, harus memahami salah satu bagian penting dalam pelaksanaan sertifikasi guru yakni proses rekrutmen dan penetapan calon pesertanya. Pelaksanaan sertifikasi guru tahun 2013 dimulai dengan pembentukan panitia pelaksanaan sertifikasi guru di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, pemberian kuota kepada dinas pendidikan kabupaten/kota, dan penetapan peserta. Agar seluruh pihak yang terkait pelaksanaan sertifikasi guru mempunyai pemahaman yang sama tentang kriteria dan proses penetapan peserta sertifikasi guru, maka perlu disusun Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2013.



Gambaran kegiatan Sertifikasi Guru 2013



No.Jenis KegiatanJadwalKeterangan
1 Pengiriman Modul/Bahan Ajar PLPG ke Peserta Sertifikasi Guru -- modul/bahan ajar PLPG lebih awal. Tujuannya agar guru mempunyai waktu yang cukup untuk mempelajari dan mempersiapkan diri secara substansi dalam mengikuti PLPG. Modul/bahan ajar disampaikan kepada guru yang telah ditetapkan sebagai peserta sertifikasi guru tahun 2013.
2 Penerimaan Modul/Bahan Ajar PLPG -- Modul atau bahan ajar yang diterima guru sesuai dengan bidang studi/mata pelajaran yang disertifikasi. Disamping itu, guru diberi informasi tentang proses PLPG dan tugas-tugas yang harus diselesaikan.
3 Penetapan Peserta -- Penetapan peserta dilaksanakan secara berkeadilan, objektif, transparan, kredibel, dan akuntabel
4 Uji Kompetensi 27 Mei - 7 Juni 2013 Dilaksanakan di Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang tidak jauh dengan tempat tugas guru
5 Pelaksanaan Sertifikasi Guru di LPTK Harus selesai pada tanggal 30 Agustus 2013. Pelaksanaan sertifikasi guru di Rayon LPTK berpedoman pada Buku 2 Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam jabatan, Buku 3 Pedoman Penilaian Portofolio, dan Buku 4 Rambu-Rambu Pelaksanaan PLPG.


Sebagai bentuk akuntabilitas dan pelayanan informasi bagi guru dan masyarakat tentang sertifikasi guru dalam jabatan, BADAN PSDMPK-PMP membuka layanan informasi masyarakat melalui unit pelayanan masyarakat (UPM). Di samping sebagai pelayanan masyarakat, UPM dapat juga menjadi tempat pengaduan masyarakat dan memfasilitasi penyelesaian atau jalan keluar atas pengaduan masyarakat tentang pelaksanaan sertifikasi guru, khususnya tentang penetapan peserta sertifikasi guru.

Semoga informasi yang kami sampaikan bermanfaat, Amin Ya Rabbal Alamin!


Sumber:
- Kemdikbud
- Sertifikasi-guru.com





{ 0 comments... read them below or add one }

Post a Comment